Langsung ke konten utama

FORMULA SUCCES

*FORMULA FOR SUCCESS*

Tulisan ini untuk mengenang guru saya yang wafat dua tahun silam. Nasihat-nasihat yang ditinggalkannya semoga dapat kita teladani dalam kehidupan. Beliau adalah seorang pendidik yang sukses. Kapasitas ilmunya tak diragukan lagi karena lebih dari 10 tahun berkhidmat kepada ulama hadist dari Mekkah, Al-Allamah As-Sayyid Muhammad Al-Maliki.

Beliau mendirikan _boarding school_ yang sangat cantik penuh dengan pepohonan hijau dan bunga-bunga. Seandainya saudara berada di sana tanpa diberitahu terlebih dahulu, niscaya saudara akan mengira sedang berada di sebuah taman yang indah, alih-alih sebuah sekolah.

Dahulu ketika kami sedang duduk belajar di hadapan beliau ada sebuah pesan yang sangat mendalam, "Orang-orang saleh itu mendidik anak-anaknya sejak kecil. Apabila anaknya meminta sesuatu, maka kelak ketika permintaannya diberikan mereka akan berkata pada anaknya bahwa ini dari Allah."

Bayangkan seseorang yang sejak kecil sudah meyakini bahwa segala sesuatu adalah pemberian Allah. Ini dari Allah, itu dari Allah. Tentu _mindset_ mereka akan menganggap segala sesuatu adalah mudah, karena tak ada yang sulit bagi Allah.

Bertahun-tahun setelah saya mendengar nasihat tersebut, baru saya menyadari bahwa kalimat emas ini setara dengan pelajaran dalam seminar motivasi tentang kesuksesan yang bernilai jutaan rupiah. Karena rahasia yang diajarkan para motivator adalah; Jadilah orang yang mengalahkan uang, bukan orang yang dikalahkan uang. 

Meskipun dengan bahasa yang berbeda-beda, namun formula sukses itu sama saja. Ketika kita kalah mental duluan melawan uang, maka kita akan sulit punya banyak uang. 

Melihat teman berganti mobil keluaran terbaru, langsung terpikir, "Kalau saya sih mana bisa punya mobil sebagus itu."

Melewati rumah minimalis yang megah, "Seumur-umur gaji saya dikumpulkan juga tak akan mampu membeli rumah seluas ini."

Begitu pula selusin cara pandang lainnya yang menunjukkan bahwa kita tak punya harga diri di hadapan uang. "Entah kapan saya bisa umroh, gak mungkin saya punya bisnis yang sukses, harga-harga semakin naik cari uang semakin susah."

Yang paling parah ketika hendak bersedekah pasti akan menahan sekuat tenaga, "Kalau uang ini hilang sekarang, entah kapan saya bisa mendapatkannya lagi."

Padahal tak ada satupun orang sukses di dunia ini, kecuali karena pemberian Allah. Tak ada selembar pun uang yang diraih seseorang, kecuali dari Allah. Seharusnya kita punya kehormatan ketika melihat teman berganti mobil mewah, "Kendaraan tersebut dari Allah. Mudah bagi Allah memberikan yang semacam itu kepada siapa saja, termasuk saya."

Melewati rumah yang megah, "Allah yang memberikan padanya rumah seluas ini dan adalah hal kecil bagi Allah atas rumah yang seperti ini kepada siapa saja, termasuk saya."

Ingatlah formulanya. Ini dari Allah, itu dari Allah. Dengan demikian kita punya harga diri ketika sedang memegang uang, "Saya akan bersedekah. Wahai uang di tanganku, jangan menahanku. Jangan mengira engkau bisa mengalahkanku. Engkau bukan apa-apa, kecuali sebagai pemberian Allah. Maka aku bebas jika ingin belanjakan engkau di jalan Allah."

Bayangkan betapa tingginya kehormatan orang yang seperti ini di hadapan uang. Karena ia yakin teramat mudah bagi Allah jika mau memberikan uang lagi di kemudian hari. Mengapa harus kalah mental kepada uang.

Demikianlah salah satu kenangan saya dari sang _murobbi._ Sebuah ilmu berharga tentang formula kesuksesan. Jika dikombinasikan dengan ikhtiar yang tekun dan kuat, insya Allah sukses. Karena Allah mencintai mukmin yang kuat dibandingkan mukmin yang lemah.

Istimewanya lagi, ilmu ini bukan hanya sebatas sukses di dunia, namun juga sukses di akhirat. Selamat mengamalkan formulanya.

✏️ _Sahabatmu, Arafat._

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khotbah Jum'at: Menjadi Ayah yang Amanah

  Khotbah Jum'at: Menjadi Ayah yang Amanah إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا  أَمَّا بَعْ Kaum muslimin yang dirahmati Allah...

Tentang Kanker: Tubuh Kita Adalah “Negara Kesatuan Sel”

  Tentang Kanker: Tubuh Kita Adalah “Negara Kesatuan Sel” Oleh: dr. Gia Pratama Bayangkan seekor semut yang berjalan sendirian di sebuah ruangan yang sangat luas. Ia hidup, tetapi tidak memiliki kesadaran, tujuan, atau kemampuan besar untuk melakukan sesuatu. Namun bayangkan jika ada triliunan semut hidup bersama. Tiba-tiba mereka mampu membangun sarang besar, membagi tugas mengumpulkan makanan, melindungi ratu, bahkan berperang dengan koloni lain. Mereka tidak berbicara seperti manusia, tetapi tetap bisa berkomunikasi dan bekerja sama dengan sistem yang sangat teratur. Begitulah cara kerja sel dalam tubuh manusia. Dalam pelajaran biologi kita mengenal berbagai bagian sel seperti ribosom, mitokondria, retikulum endoplasma, membran sel, dan inti sel. Jika berdiri sendiri, bagian-bagian itu tidak hidup. Tetapi ketika semuanya menyatu menjadi satu sel, lahirlah kehidupan. Satu sel manusia seperti satu semut tadi. Ia hidup, tetapi belum memiliki kesadaran utuh. Namun ketika trili...

MASUK SURGA MUDAH

Masuk surga mudah..   amalannya,  ada dalam  keseharian kita: 👉 jujur 👉 tunaikan janji 👉 amanah 👉 gak zina  👉 jangan jelalatan 👉 dan tahan tangan kita dari segala kemaksiatan bila kita jujur  akan kebenaran  yang ada,  in syaa Allah mudah dalam  pengamalan di atas,  dan tentu  yang awal  adalah minta  pertolongan Allah Ta'ala, agar mudah  melakukan amalan  amalan ahli surga in syaa Allah  kita bisa  masuk surga,  setelah keimanan kita 📝 Fr4m #freeshare #Masuksurgamenjaga6perkara