1992 Telah lahir seorang anak ketiga dari pasangan Sulaiman Saman (Alm) dan Masnoni Zaini, dalam cerita Ibu, ketika mendekati waktu lahir yakni tepatnya di Kebun (Sumur lahu) karena dulu ketika waktu 1980an klo pasangan muda sudah menikah mereka memang tinggal di kebun (bumbulan) disanalah sumber kehidupan, baik tempat bekerja, makan tidur dan minum di gubuk seadanya, sebelum saya lahir ada kuntilanak yang usil dan di usir sama Ayah, dan ketika saya lahir hanya di didampingi oleh Nenek (ateh) dari Keluarga Ibu, Ayah pada waktu saya lahir tidak ada disamping Ibu, karena ini kelahiran ketiga jadi biasa aja, dan ayah menginginkan anak ketiga nya ini adalah perempuan, sudah disiapkannya nama Nuraini, takdir berkata lain pada saat dulu itu blm ada teknologi USG di perkebunan jadi setiap bayi yang lahir ditunggu jenis kelaminnya apa ya pas waktu lahiran jadi kejutan. takdir Allah pun diberikan anak laki-laki lagi ketiga dan keempat, saya lahir sehari menjelang HUT RI, hari Ahad, 16 Agus...