*🌺 MENJADI ORANG YANG IKHLAS DALAM BERAMAL 🌺*
_Oleh Akhuukum Fillaah :_
_*Abu Hashif Wahyudin Al-Bimawi*_
بسم الله الرحمن الرحيم
الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته
إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ
••• ══════༻📚༺══════ •••
📚 *MENYEMBUNYIKAN AMAL*
_Semakin tersembunyi suatu amalan yang memang di anjurkan untuk di sembunyikan, maka besar pula peluangnya untuk di terima dan semakin kuat pula untuk di lakukan dengan ikhlas. Orang yang benar-benar ikhlas suka untuk menyembunyikan amalnya sebagaimana ia suka untuk menutup-nutupi kejelekannya._
_*Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam:*_
*سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا*
_“Ada tujuh golongan yang Allah akan menaungi mereka di bawah naungan-Nya di hari tiada naungan selain naungan-Nya:_
_1) Pemimpin yang adil,_
_2) Seorang pemuda yang di besarkan dalam nuansa beribadah kepada Allah,_
_3) Seorang laki-laki yang hatinya selalu terikat dengan masjid,_
_4) Dua orang yang saling mencintai karena Allah,_
_5) Keduanya bertemu dan berpisah karena-Nya,_
_6) Seorang laki-laki yang di ajak berzina oleh wanita yang cantik dan terpandang lalu (menolaknya dan) mengatakan: ”Aku takut kepada Allah”, dan_
_7) Seseorang yang bersedekah dengan sesuatu lalu ia berusaha menutupinya sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang di sedekahkan oleh tangan kanannya.” *(Muttafaq ‘alaih)*_
_*Bisyr Ibnul Harits berkata:* “Jangan kau beramal supaya di kenang. Sembunyikanlah kebaikanmu seperti kamu menyembunyikan kejelekanmu.”_
_Oleh karena itu shalat sunnah di malam hari lebih di utamakan dari pada yang di siang hari, seperti di utamakannya istighfar di waktu sahur di banding dengan waktu-waktu lainnya karena yang demikian itu lebih bersembunyi dan lebih dekat dengan keikhlasan._
📚 *MEMPERHATIKAN AMALAN MEREKA YANG LEBIH BAIK*
_Dalam beramal shalih jangan memperhatikan amalan orang-orang di zamanmu yang tertinggal olehmu dalam berlomba-lomba mendapat kebaikan, namun berkeinginanlah untuk selalu meneladani para Nabi ‘alaihis sallam dan orang-orang shalih._
_*Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman:*_
*أُولَئِكَ الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ فَبِهُدَاهُمُ اقْتَدِهِ قُلْ لا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ أَجْرًا إِنْ هُوَ إِلا ذِكْرَى لِلْعَالَمِينَ*
_“Mereka itulah orang-orang yang telah di beri petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka. Katakanlah, ‘Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (Al-Qur’an)’. Al-Qur’an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala ummat.” *(Qs. Al-An’aam:90)*_
_Bacalah biografi orang-orang shalih dari kalangan para ulama’, ahli ibadah, orang-orang terpandang, dan orang-orang yang zuhud karena hal itu lebih berkesan untuk menambah keimanan dalam hati._
📚 *MEMANDANG REMEH APA YANG TELAH DI AMALKAN.*
_Adalah sebuah kekeliruan tatkala seseorang merasa ridha terhadap dirinya. Orang yang memandang dirinya dengan penuh keridhaan berarti telah membinasakan dirinya sendiri dan orang yang memandang amalnya dengan rasa kagum berarti telah mengikis keikhlasannya, atau bahkan keikhlasan itu telah tercabut darinya dan amalnya pun berguguran satu persatu._
_*Sa’id bin Jubair berkata:* “Ada seseorang yang masuk surga karena sebuah kemaksiatan yang di lakukannya dan ada seseorang yang masuk neraka karena sebuah kebaikan yang di lakukannya,” orang-orang pun bertanya keheranan: “Bagaimana bisa begitu...?” Maka lanjutnya, “Seseorang melakukan kemaksiatan kemudian setelah itu ia senantiasa takut dan cemas terhadap siksa Allah karena dosanya itu, kemudian ia menghadap Allah lalu Allah mengampuninya karena rasa takutnya kepada-Nya dan seseorang berbuat suatu kebaikan lalu ia senantiasa mengaguminya, kemudian ia pun menghadap kepada Allah dengan sikapnya itu maka Allah pun mecampakkannya ke dalam neraka”._
🌹 والله اعلم بالصواب وهو ولي التوفيق والهداية
🌹 وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
🌹 سبحانك اللهم وبحمدك اشهد ان لا اله الا انت استغفرك واتوب اليك
_Demikian Faedah Ilmiyah dan Mau’izhoh Hasanah pada hari ini. Semoga bisa memberikan manfaat untuk kita semua, serta bisa sebagai acuan untuk senantiasa memperbaiki amal kita di atas sunnah Nabi Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam dan Tidak berbicara agama dengan menggunakan Akal dan Hawa Nafsu melainkan dengan Dalil Yang Shohih sesuai dengan pemahaman para ulama salaf._
*سبحا نك اللهم وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت أستغفرك وأتوب إليك*
••┈┈┈┈┈◎🌻🌻📚🌻🌻◎┈┈┈┈┈••
_*Senin, 22 Safar 1444 H / 19 September 2022 M*_
_*SILAHKAN DI SHARE pada yang lain yang belum mengetahui, agar Anda pun bisa dapat bagian pahala*_
••┈┈┈┈┈◎🌻🌻📚🌻🌻◎┈┈┈┈┈••
*Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,*
*مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ*
_"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." *[HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori Radhiyallaahu 'anhu]*_
••┈┈┈┈┈◎🌻🌻📚🌻🌻◎┈┈┈┈┈••
Komentar
Posting Komentar