Bismillah
JANGAN TERLALU YAKIN ISLAM ADA DI NEGRI INI SELAMANYA.
Oleh Siswo Kusyudhanto
Ustadz Zainal Abidin Syamsudin dalam salah satu kajian mengutip perkataan KH.Ahmad Dahlan mengatakan, " Islam tidak akan hilang dari permukaan bumi, tapi jangan berharap dan yakin bahwa Islam tidak hilang dari negri ini".
Lalu beliau mengatakan, perkataan ini sangat benar dan sudah terbukti, negri Spanyol pernah dikuasai oleh umat Muslim selama 800 tahun, namun lihat hari ini jika kita mencari masjid disana saja sangat sulit, apalagi mencari makanan halal, itu sama sulitnya.
Ini bukti nyata bahwa agama Islam dapat hilang disebuah negri jika umat pemeluknya tidak punya kemauan untuk menjaganya, dan cara menjaga kelestarian sebuah agama agar terus tegak yakni dengan mempelajari ilmunya dan mengamalkan dalam kehidupan. Allahua'lam.
Seharusnya bagi kita yang masih beragama Islam saat ini di Indonesia mulai kuatir melihat jumlah populasi Umat Islam di negri ini makin hari makin menyusut, jika kita baca statistik Badan Statistik Nasional, yang merupakan data resmi pemerintah setiap tahun dan melakukan perbandingan pasti kita akan tau akan hal ini.
Jika ditahun 1970an jumlah Umat Islam di Indonesia hampir mayoritas, yakni sekitar 95 persenan dari jumlah penduduk Indonesia, namun ketika melihat data penduduk di era tahun 2000an ini Umat Islam di Indonesia menjadi tinggal 87 persen saja dari jumlah penduduk, dan makin bertambah tahun makin terus turun, hal ini menunjukkan kemerosotan jumlah pemeluk agama Islam di negri ini begitu masiv. Miris!.
Ini membuktikan bahwa tanpa banyak disadari oleh Umat Islam di Indonesia bahwa agama Islam sedang dimusnahkan secara perlahan dengan berbagai cara mereka kaum kafirin, mulai menanamkan pemahaman semua agama sama, mengajak cara beragama mereka dengan dalih toleransi dan seterusnya.
Oleh karenanya pentingnya kita menjaga agama kita dengan menanamkan ilmu agama terutama Aqidah Tauhid yang lurus mulai diri sendiri dan keluarga atau bahkan kalau mampu lingkungan kita.
Dengan Aqidah Tauhid yang kuat didukung amal ibadah yang istiqomah InsyaAllah akan sulit bagi para penyesat agama menyesatkan kita,
Allahua'lam.
---------
Allâh Azza wa Jalla berfirman:
وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ ۗ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ ۗ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ ۙ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah, “Sesungguhnya petunjuk Allâh itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allâh tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. [Al-Baqarah/2:120]
Begitu pula firman Allâh Azza wa Jalla :
لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا ۖ وَلَتَجِدَنَّ أَقْرَبَهُمْ مَوَدَّةً لِلَّذِينَ آمَنُوا الَّذِينَ قَالُوا إِنَّا نَصَارَىٰ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّ مِنْهُمْ قِسِّيسِينَ وَرُهْبَانًا وَأَنَّهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُونَ
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri.” [Al-Mâidah/5:82]
https:/almanhaj.or.id/7362-menghadapi-tipu-daya-orang-kafir.html
Komentar
Posting Komentar