Langsung ke konten utama

SEBUAH PERJALANAN HIDUP YANG SINGKAT

 1992

Telah lahir seorang anak ketiga dari pasangan Sulaiman Saman (Alm) dan Masnoni Zaini, dalam cerita Ibu, ketika mendekati waktu lahir yakni tepatnya di Kebun (Sumur lahu) karena dulu ketika waktu 1980an klo pasangan muda sudah menikah mereka memang tinggal di kebun (bumbulan) disanalah sumber kehidupan, baik tempat bekerja, makan tidur dan minum di gubuk seadanya, sebelum saya lahir ada kuntilanak yang usil dan di usir sama Ayah, dan ketika saya lahir hanya di didampingi oleh Nenek (ateh) dari Keluarga Ibu, Ayah pada waktu saya lahir tidak ada disamping Ibu, karena ini kelahiran ketiga jadi biasa aja, dan ayah menginginkan anak ketiga nya ini adalah perempuan, sudah disiapkannya nama Nuraini, takdir berkata lain pada saat dulu itu blm ada teknologi USG di perkebunan jadi setiap bayi yang lahir ditunggu jenis kelaminnya apa ya pas waktu lahiran jadi kejutan. takdir Allah pun diberikan anak laki-laki lagi ketiga dan keempat, saya lahir sehari menjelang HUT RI, hari Ahad, 16 Agustus 1992.


1993

Main dikebun suka main api, kena api ditangan akhirnya tangan ada bekas luka. (Cerita Ibu)


1994

Bapak (Alm) buat rumah dengan mengumpulkan sedikit demi sedikit matrial bangunan untuk membuat rumah, dan sempat mendapat hujatan hinaan dan cemooh dari orang-orang sekitar, karena pada tahun itu (masa sulit perekonomian era Soeharto) orang buat rumah harus punya uang yang banyak, namun hal itu tidak sedikitpun membuat semangat (Alm) menjadi kendor.


1995

Rumah Selesai, pindah rumah dari tinggal dikebun akhirnya pindah ke Kampung (pekon).

bertepan ditahun ini, lahir adik bungsu (Heri Indrawan).


1996

Karena setiap hari melihat anak-anak berangkat sekolah jadi kepengen juga ikut sekolah (Manusiawi) "Menginginkan apa yang dilihatnya"

akhirnya pake tas mainan seolah-olah berangkat kesekolah tapi cuma sampe depan gerbang rumah :D

masuk rumah lagi (Cerita IBU)


1997

(nothing)

1998

Masuk sekolah Dasar, waktu itu tidak ada kewajiban harus TK atau PAUD dulu seperti tahun 2020an saat ini, langsung masuk SD dan belajar baca tulis dan hitung di sekolah dasar, sempat kurang nyaman dalam belajar, karena guru kelas yang sangat Galak (padahal UAK sendiri) :D

1999

dari kelas 1 sd 6 di sekolah dasar juara bertahan rangkin 1 atau 2, kebanyakan 1 nya daripada 2 nya.

2000

Edwin Rizani, teman sebangku waktu kelas 2 SD, sangat disayang oleh guru sehingga membuat dia harus tertinggal dikelas 2 sedangkan saya naik ke kelas tiga, waktu tahun ini juga saya mendapatkan teman baru, (Ilham) pindahan dari sekolah lain, ini menjadi teman bermain, teman jajan sekaligus lawan dalam kelas, karena rangking pertama saya sempat diambil posisinya oleh dia, tapi gak smpe kelas 3 dia pindah lagi ketempat lain (klo gak salah inget) karena waktu kelas 3 SD saingan saya berganti lagi.

2001

Kelas 3 sekolah dasar, tingkatan pelajaran masih juga bertahan pada rangking pertama, ada satu lawan lagi perempuan yakni (Indah Permata Sari) pindahan dari tempat lain yang menjadi lawan baru setelah Ilham pindah sekolah lagi. jadi peringkat pertama saya sempat di isi oleh teman sekelas perempuan itu.

2002

Ibu May (Almh) Guru kelas yang baik dan lembut, Allah lebih sayang beliau karena sakit yang di deritanya membuat tidak panjang umur.

pada tahun ini hal yang berkesan dalam hidup saya ketika Ibu May (Almh) mengajarkan kami menulis Halus Kasar, kok Halus tapi Kasar??? :D

yang memang pelajaran seperti itu, ada buku khusus untuk menulis nya kala itu, dan karena hasil saya yang bagus selesai duluan bahkan mendapat pujian dari guru, dengan PD nya saya berkeliling melihat hasil teman sekelas untuk membantu mereka dalam belajar menulis halus kasar ini.

ada juga kisah menarik, Indra (adek bungsu) dibuat menangis oleh pak Ijal (tmg Imi) luka yang sedang di deritanya (lupa luka nya kenapa) tak sengaja kesenggol, ada temannya yang laporan bahwa adeknya nangis, (tradisi waktu itu memang seperti itu, seolah-olah membuat suasana panas, karena adiknya dibuat menangis :D ) so. langsung saya datengi tu kelas 1, karena saya dan bungsu selisih 3th.

ketika saya cek memang sedang menangis Indra, langsung saya dekati si penyebab menangis, duduk diam termangu, keringat si anak sudah bercucuk sampe ketelinganya, dan hanya saya pelotitin aja, saya orangnya gak tegaan dan gak pinter berantem tahun-tahun itu. :D

2003

Main bola di lapangan sekolah, bertengkar dengan Roni (Koboy) karena selisih paham saat main (nangis deh), dan sering pecahin kaca saat main bola kasti.

Main layangan putisin punya si Duwi (TNI skrg) nangis deh.

Teman sekelas Duwi (Ahyaudin) kena musibah, mata sebelah kirinya kena golok saat bermain di kebun saat teman lain membelah Dugan dan posisinya telalu dekat.

Tahun-tahun ini juga dimana Play Station (PS1) sedang sangat marak, saya sendiri sangat sering nongkrong ditempat rentalan PS diantaranya tempat tmg Saleh (Alm) samping Rumah pak sukur yang skrg 2021. sampe pernah diseret telinga oleh Bapak (Alm) karena sampe lupa waktu pulang (Kecanduan Game) kadang memang gak main karena kondisi keuangan jajan yang sedikit, kadang hanya menemani anak-anak yang main sendiri, Ipin (anak PN Darah Putih).

pernah takut pulang karena ada ancaman dari pihak lain saat rental PS di Dusun 4. (nangis bombay)

2004

Teman Sekelas yang Arogan.

Karena pada waktu akhir Sekolah Dasar bermunculan Geng-geng baru, entah itu yang memang disayang guru, gak naik kelas beberapa kali sedangkan saya naik kelas terus, sehingga membuat saya bertemu dengan mereka yang secara usia selih 2 atau 3 tahun karena mereka teramat sangat disayang oleh guru, pada akhirnya mereka-mereka ini lah yang memang punya keberanian, tenaga lebih yang saya sebut dengan Teman Sekelas yang Arogan dan semena-mena, banyak kisah pada akhir Sekolah Dasar ini.

Memaksa mengikuti keinginannya seperti Kasus Bolos bersama main di Way Curup (Dusun 1 Sukaraja), juga pernah ikut tantangan berantem teman sekolah lain di Dusun 4 (Zailani) Geng di Sekolah lain, pada akhirnya gak jadi, dan sebutannya skrg Gimick doang.

pada akhirnya ditutup dengan Rangking satu, kepsek pada saat SD sempat beberapa kali ganti, Ibu Raden (orang tua Ketua DPRD 4 Periode Hendri Rosyadi) dan ganti pak Amril M Noor, ttd beliau lah yang ada di Ijazah SD.

tentu banyak kisah menarik pada saat waktu Sekolah Dasar, kenapa banyak tulisan waktu Sekolah Dasar? karena memang waktu banyak dihabiskan waktu sekolah, bermain dan pada waktu itu belum ada kantin, sempat juga waktu kelas 5 SD jualan rambutan karena waktu itu Bpk (Alm) bisnis pengepul buah rambutan dan ini cikal bakal badan saya yang menjadi kurus sampai dengan saat ini, karena dulu kena tipes kebanyakan makan buah rambutan kata Ibu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Khotbah Jum'at: Menjadi Ayah yang Amanah

  Khotbah Jum'at: Menjadi Ayah yang Amanah إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا  أَمَّا بَعْ Kaum muslimin yang dirahmati Allah...

Tentang Kanker: Tubuh Kita Adalah “Negara Kesatuan Sel”

  Tentang Kanker: Tubuh Kita Adalah “Negara Kesatuan Sel” Oleh: dr. Gia Pratama Bayangkan seekor semut yang berjalan sendirian di sebuah ruangan yang sangat luas. Ia hidup, tetapi tidak memiliki kesadaran, tujuan, atau kemampuan besar untuk melakukan sesuatu. Namun bayangkan jika ada triliunan semut hidup bersama. Tiba-tiba mereka mampu membangun sarang besar, membagi tugas mengumpulkan makanan, melindungi ratu, bahkan berperang dengan koloni lain. Mereka tidak berbicara seperti manusia, tetapi tetap bisa berkomunikasi dan bekerja sama dengan sistem yang sangat teratur. Begitulah cara kerja sel dalam tubuh manusia. Dalam pelajaran biologi kita mengenal berbagai bagian sel seperti ribosom, mitokondria, retikulum endoplasma, membran sel, dan inti sel. Jika berdiri sendiri, bagian-bagian itu tidak hidup. Tetapi ketika semuanya menyatu menjadi satu sel, lahirlah kehidupan. Satu sel manusia seperti satu semut tadi. Ia hidup, tetapi belum memiliki kesadaran utuh. Namun ketika trili...

MASUK SURGA MUDAH

Masuk surga mudah..   amalannya,  ada dalam  keseharian kita: 👉 jujur 👉 tunaikan janji 👉 amanah 👉 gak zina  👉 jangan jelalatan 👉 dan tahan tangan kita dari segala kemaksiatan bila kita jujur  akan kebenaran  yang ada,  in syaa Allah mudah dalam  pengamalan di atas,  dan tentu  yang awal  adalah minta  pertolongan Allah Ta'ala, agar mudah  melakukan amalan  amalan ahli surga in syaa Allah  kita bisa  masuk surga,  setelah keimanan kita 📝 Fr4m #freeshare #Masuksurgamenjaga6perkara