Ahad, 16 Agustus 1992
Hari ini Ahad, 16 Agustus 2020 di hari tanggal dan tahun yang sama 28th. Yang lalu, pasangan Sulaiman Saman (Alm) dan Masnoni Zaini, tepat pada pukul 05.00 WIB, mereka Allah karuniakan kelahiran putra ketiga mereka dan diberi nama Syahroni bin Sulaiman, ya. Itu saya yang sedang mengelola blog ini, juga ZHIECOMTajimalela dan TPQ Nurul Huda Tajimalela, bukan waktu yg sebentar untuk di uraikan, 28th perjalanan kehidupan bagi saya adalah perjalanan spiritual luar biasa, terutama 3th terakhir ini 25th ke 28th. Itulah mungkin mengapa disetiap lamaran pekerjaan perusahaan dulu mewajibkan lamaran pekerjaan usia minimal 25th walaupun tidak semua perusahaan, tetapi memang usia itu adalah usia emas usia matang dalam berfikir bagi sebagian manusia termasuk saya, 28th bukanlah perjalanan sebentar tapi cukup melelahkan namun tetap mengasikkan.
Di usia 5th ku dikisahkan oleh Ibu, sepeti anak2 pada umumnya ketika melihat orang-orang berangkat kesekolah saya pun juga ingin seperti mereka, bawa tas tapi cuma sampai depan rumah melihat yg lain berangkat kesekolah karna usia blm genap 6th kala itu, bahkan sering dicerikan ulang oleh Ibu, dulu waktu belajar membaca hal yang menggemaskan adalah yang di baca dan dilafalkan berbeda, (Na ana cabik dilan) ๐
Seterusnya sampai kelas 1 dan 6 tak ada di raport rangking 3 klo tidak 1 ya 2, dan kala itu sangat dikenal anak yg sangat cengeng, kenapa? Enggak tau. Bawaan pabrik mungkin, Default.
Satu hal yg membuat sakit, pendaftaran SMPSAKA praktik jual beli kursi mungkin saat itu tahun 2004 sudah dimulai.
Ujung2nya sekolah di SMP EMYU (Muhammadiyah 1 Kalianda) seolah sekolah setengah hati karna gagal masuk smp favorite, Prestasi SD berantakan, tak ada lagi yang namanya Rangking sampai Lulus hanya menjalani sekolah biasa.
Alhamdulillah Lulus Murni hasil jerih payah sendiri, Kisah pun dilanjutkan di SMANDAKA 2008 sd. 2010, disinilah titik awal mengenal Allah lebih dekat melalui fadilah organisasi Rohis dibawah kelola PKS. Karena merasa bosan ikut Pramuka waktu SMP karna sudah sampai pangkat Penggalang Terap.
Keaktifan dan Rajin di Rohis membuat saya dipilih 3 Kali berturut turut sebagai Sekretaris Rohis 2 Periode Abdul hamid dan 1 Kali Genta, berbekal Hasil didikan Murobi (MR), latihan khotbah di mimbar SMA, Ayah (Alm) pun bercerita pada salah satu tamir Nurul Iman saat itu 2009, pertama kali naik mimbar di tengah masyarakat walupun terbata-bata dan masih gemetar. Dan Alhamdulillah Istoqomah sampai hari ini tahun 2020.
Lulus SMA 2010 bertekad harus kuliah bimbingan dari Murobi (Kak Tri Wahyudi) dan Selesai sesuai pendidikan Formal kuliah pada umumnya, tepat September 2014, Sidang Skripsi jerih tangan sendiri selesai, oke. Cukup sekian dulu kisah saya dan Pendidikan, dilain waktu kita akan bahas Kisah lainnya tentang makna kehidupan lainnya. See u next time.
Komentar
Posting Komentar