“Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniyaya, sebab tidak ada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan)”. [Shahih Muslim, kitab Iman 1/37-38]
“Dan takutlah terhadap doa orang yang dizalimi sebab sesungguhnya tiada hijab yang menghalangi antara doa itu dengan Allah”. (HR: Bukhari dan Muslim)
“Doa orang yang dizalimi walau pun dia kafir, tiada hijab yang menghalanginya” (HR: Ahmad)
“Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang dizalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.” (HR Hakim)
Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga doa mustajab (dikabulkan) yang tidak ada keraguan di dalamnya, yaitu: doa orang yang teraniaya, doa musafir, dan doa buruk orang tua kepada anaknya”. (HR Abu Daud dan al-Tirmizi. al-Tirmizi berkata: Hadis hasan)
“Dan takutlah terhadap doa orang yang dizalimi sebab sesungguhnya tiada hijab yang menghalangi antara doa itu dengan Allah”. (HR: Bukhari dan Muslim)
“Doa orang yang dizalimi walau pun dia kafir, tiada hijab yang menghalanginya” (HR: Ahmad)
“Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang dizalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.” (HR Hakim)
Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Ada tiga doa mustajab (dikabulkan) yang tidak ada keraguan di dalamnya, yaitu: doa orang yang teraniaya, doa musafir, dan doa buruk orang tua kepada anaknya”. (HR Abu Daud dan al-Tirmizi. al-Tirmizi berkata: Hadis hasan)
Komentar
Posting Komentar